Islam Sebagai Akhlak

Yang membedakan Islam dengan agama atau sistem lain buatan manusia adalah akhlaknya. Akhlak Islam adalah akhlak yang berpedoman kepada Al Qur’an. Inti ajaran akhlak adalah melepaskan diri dari perbuatan-perbuatan yang rendah dan menghiasi diri dengan perbuatan yang utama.[i]

BENTUK HUBUNGAN AKHLAK DALAM ISLAM[ii]

Bentuk-bentuk hubungan akhlak dalam Islam terbagi pada beberapa bagian berikut.

  1. Akhlak kepada Allah Swt. dan Rasulullah saw.
  2. Akhlak kepada diri sendiri.
  3. Akhlak kepada sesama manusia.
  4. Akhlak kepada alam dan lingkungan.

AKHLAK KEPADA RASULULLAH SAW.

Berakhlak kepada Allah dan Rasulullah saw. berarti mengikuti dan beriman kepada Allah, mengamalkan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Oleh karena itu, perintah dan larangan di dalam Al Qur’an dan sunah Rasulullah saw. adalah panduan akhlak bagi seorang muslim.

AKHLAK KEPADA DIRI SENDIRI

Sebenarnya, akhlak kepada Allah dan Rasulullah saw. adalah bagi kepentingan dan manfaat manusia juga. Oleh karena itu, akhlak kepada Allah dan Rasulullah saw. adalah akhlak kepada diri sendiri. Dalam Al Qur’an dan sunah Rasulullah saw., seorang muslim diperintahkan untuk memperhatikan diri sendiri. Memenuhi keperluan dan hak untuk diri sendiri juga diatur dalam Islam. Sebagai contoh, seorang muslim dilarang makan berlebihan, dilarang makan babi, diperintahkan untuk mengonsumsi makanan halal dan baik, dan sebagainya.

AKHLAK KEPADA SESAMA MANUSIA

Dengan berislam yang baik dan benar, seseorang telah berakhlak baik kepada sesama manusia. Mengapa? Karena berakhlak kepada sesama manusia juga telah diatur sedemikian rupa dalam Al Qur’an dan sunah Rasulullah saw. Beberapa contoh berakhlak kepada sesama manusia adalah berbuat baik dan meninggalkan kerusakan, berbuat baik kepada ibu dan bapak, memberikan santunan kepada yang membutuhkan, dan lain-lain.

AKHLAK KEPADA ALAM DAN LINGKUNGAN

Allah Swt. menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Oleh karena itu, manusia bertugas menjaga dan memelihara alam dan lingkungan. Manusia dikehendaki menjaga alam dan memelihara kestabilannya. Aktivitas membangun dan memelihara alam sangatlah banyak. Di antaranya adalah: memikirkan alam, membuat kajian dan penelitian terhadap alam, menjaga stabilitas alam, tidak merusak kehidupan alam, dan masih banyak lagi yang lainnya.


[i]      Dr. H. Iwan Prayitno, Psi., M. Sc., Kepribadian Muslim, hlm. 379.

[ii]     Dr. H. Iwan Prayitno, Psi., M. Sc., Kepribadian Muslim, hlm. 379.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: